Gilaa aJah!
I never know what will happen in my life. I just can try and pray.
I can’t press myself more than now. God, show me what You’ve planned for me.
What I know is just I must survive with my life now.
kayaknya ChayankQ ga terlalu ngerti aku. kadang aku merasa kalau dia selalu nyalahin aku. dan kalau aku mencoba untuk menjelaskan keadaan sebenarnya, kadang dia marah.
rasanya ini malah membuatku tertekan. makanya, ga salah kalau Bu Ari menilaiku kurus dan menghitam (mataku).
kadang aku juga berpikir, kalau hidupku begini terus, apakah hidupku akan kaya?
tapi, aku juga tahu sebenarnya. bahwa kaya itu relatif. kaya secar duniawi atau rohani.
hidup di dunia memang harus kaya, tapi juga harus beriman. aku terkesan sok suci ya?
tapi memang begitulah yang seharusna dilakukan oleh orang yg mengaku bergama.
God, I’m trying….
pemberontakkanku terhadap bapakku membuatku malah gila.
bagaimana tidak? orang itu membuatku harus mati-matian berpikir, bagaimana caranya agar aku lebih cepat hengkang dari rumahku. bukan karena aku tidak kerasan dengan nenekku, tp gara2 dia -bapak yang tidak bsia mendidik dan memberi contoh kepada anaknya dengan baik, tp hanya bisa menyalahkan dan pilih kasih-
aku tidak kuat lagi, Tuhan.